” TIPS ATASI MOTOR MOGOK ”

0

Motor yang tiba tiba mogok adalah sesuatu hal yang biasa, tidak pandang bulu jenis maupun umur motor anda, Jangan beranggapan bahwa jika motor yang masih baru akan terbebas dari mogok, Motor bila sudah terkena hujan atau menerobos banjir anda harus berwaspada agar mesin anda agar tidak kemasukan air.

 

Tidak begitu menjadi masalah jika motor yang mogok masih tidak jauh dari bengkel. Masalahnya adalah ketika motor anda mogok pada suatu lokasi yang jauh dari pemukiman. Parahnya lagi keadaan juga ikut memperburuk, seperti hujan deras atau disaat malam hari. Jadi penting sekali bagi pengendara motor untuk mengerti cara-cara pertolongan pertama pada motor yang mogok.

 

Untuk itulah saya akan berbagi tips sederhana cara mengatasi motor yang tiba tiba mogok,agar anda nantinya siap jika keadaan yang sangan menjengkelkan ini menimpa motor anda.

 

Pertama jangan pernah ketinggalan alat alat wajib seperti:

Kunci pas 10,12,14

Kunci Busi

Kertas gosok atau amplas

Obeng dengan dua sisi yang berbeda (obeng belimbing dan obeng min)

Kain lap

Busi cadangan yang pastikan masih baik.

 

Langkah langkah menganalisa kemungkinan sebab mesin ngadat

Periksa apakah bensin masih mengalir kedalam karburator.Caranya copot slang dari tangki yang ujungnya menancap pada karburator.Atau coba buka baut pembuangan bahan bensin yang berada dibawah karburator.Biasanya menggunakan obeng min (-).Jika bensin tidak ada yang keluar,cek filter bahan bakar apakah tidak tersumbat.Jangan lupa kontrol sekali lagi tangki dan bukaan kran yang digunakan untuk buka tutup aliran bensin.Namun jika bensin ternyata mengalir,berarti masalah bukan pada aliran bahan bakar.

 

Lepaskan busi,periksa kerenggangan kutubnya.Jarak Renggangan antara kutub busi yang baik adalah 1-1,5mm. Bersihkan kutub busi (ujung dalam) menggunakan kertas gosok sampai rata dan bersih dari kerak.

 

Cek pengapian yang dihasilkan 

Pasang kembali kabel busi dan test dengan cara menempelkan body busi kepada body mesin. Starter mesin dan lihat apakah ada bunga api keluar dari ujung busi. (Pesan: Jangan menyentuh ujung busi dengan tangan atau menggunakan bahan besi karena tegangan yang dihasilkan sangat kuat).

 

Jika tidak terlihat adanya bunga api

Cobalah diganti dengan busi cadangan yang pasti yakin masih baik.Jika masih tetap tidak ada bunga api yang memercik, bisa dipastikan karena ada kesalahan pada komponen pada sistem pengapian yang lain.Seperti: Koil,CDI,kabel kabel dan sambungan kabel yang longgar.

Coba periksa sambungan-sambungan kabel dari koil ke busi,dari koil ke CDI atau kabel-lain yang terhubung  ke CDI. Coba motor distart kembali Jika masih belum menemukan percikan api, maka masalah bisa jadi pada CDI dan koil pengapian yang rusak. Jika demikian berarti sampai disini anda harus berhenti memperbaiki sendiri. Karena jalan keluar satu satunya, motor harus ditangani oleh teknisi mesin yang sebenarnya.

 

Periksa nyala busi

Jika nyala busi berwarna kemerahan,terlihat sangat kecil sekali atau tersendat sendat. Cobalah test pengapian menggunakan busi lain/cadangan. Jika kemudian percikan api terlihat besar, berwarna biru terang berarti busi anda yang sebelumnya memang rusak. Sekarang pasangkan busi pengganti tersebut dan coba distarter, biasanya motor sudah bisa hidup lagi dan hanya disebabkan oleh kerusakan busi.

 

Busi menyala dengan baik, namun motor juga tak mau hidup.

Penyebabnya bisa ada dua kemungkinan: 

Setelan/timing pengapian yang tidak cocok, namun ini jarang terjadi secara tiba tiba. Jadi kemungkinan terbesar motor yang mogok secara tiba tiba adalah adanya masalah pada Karburator. Misalnya karburator kebanjiran, karburator kemasukan air, atau bensin yang bercampur dengan air sejak dari tangki.

 

Solusinya jika bahan bakar tercampur air:

Tutup kran bahan bakar dan kuras isi bensin pada karburator dengan cara mengendorkan baut buangannya dan buang sedikit bensin dari tangki dengan cara melepas slang yang menancap ke karburator. Jika ada bensin yang masuk kedalam tangki, akan mengendap dibawah karena masa jenis air lebih besar. Jadi jangan dibuang seluruhnya bensin anda didalam tangki.

 

Jika karburator kebanjiran

Tutup kran dari tangki untuk sementara, pergunakan coke (cuk) dengan jalan dibuka tutup sekaligus motor distarter dengan cara menggunakan kick starter (minta bantuan seseorang jika kesulitan sendiri). Namun jika masih tetap membandel, buka busi sekali lagi dan lihat ujungnya. Jika ujungnya basah berarti memang karburator kebanjiran dan bensin masuk sudah ke ruang bakar, Hal ini akan sulit motor dihidupkan,sebelum ruang bakar dikeringkan terlebih dahulu.

 

Caranya:

Busi jangan dipasang dulu,sumbal lubang busi dengan kain dan ditahan menggunakan tangan dan usaha ini memerlukan orang lain untuk membantu memutar starter engkol beberapa kali sampai terdengar suara mirip letupan. Kemudian pasang busi dan hidupkan mesin. Ulangi langkah tersebut beberapa kali sampai mesin bisa dihidupkan, Kalau motor masih dalam keadaan kompresi normal,timing pengapian yang normal ,masalah mesin ngadat karena kebanjiran bensin akan cepat teratasi.

 

Diatas hanyalah tips ringan mengatasi motor yang mogok bagi umum.Jika tips-tips diatas tidak  membantu anda untuk menghidupkan motor kembali, berarti telah terjadi kesalahan/kerusakan pada mesin yang hanya bisa ditangani oleh teknisi dengan peralatan yang lebih lengkap dan semoga tips ini bermanfaat untuk anda. 

” TIPS MERAWAT …

0

” TIPS MERAWAT SEPEDA MOTOR AGAR TETAP AWET DAN TIDAK MUDAH RUSAK “

Berikut ini adalah cara dan tips-tips merawat sepeda motor agar tetap awet dan tidak mudah rusak:

 

1. Jangan membawa beban yang terlalu berat.

Jika Anda membeli motor baru, maka yang perlu diperhatikan adalah jangan langsung membawa beban yang terlalu berat dahulu. Selain disarankan untuk tidak membawa beban yang berat, jika Anda memperhatikan buku petunjuk pemakaian, disitu juga disebutkan bahwa sepeda motor juga harus dijalankan dengan kecepatan tertentu yang stabil (40km/jam – 60 km/jam) minimal hingga 1000 kilometer pertama. Alasan mengapa hal tersebut harus dilakukan adalah dikarenakan komponen mesin pada motor baru masih cenderung mengalami gesekan yang besar yang dapat mengakibatkan mesin menjadi lebih cepat panas.

 

2. Gunakan starter kaki (kick starter).

Pada saat hendak menyalakan sepeda motor, khususnya pada pagi hari saat mesin motor dingin, gunakan kick starter atau starter kaki (manual) beberapa kali dengan posisi kunci kontak dalam keadaan mati (Off). Hal ini dilakukan agar oli mesin dapat terlebih dahulu membasahi komponen mesin sebelum mesin dinyalakan untuk meminimalisir gesekan yang terjadi. Setelah itu baru nyalakan mesin dengan menggunakan starter otomatis. Biarkan mesin menyala dengan stabil selama 5 menit tanpa memainkan tuas gas.

 

3. Mengganti oli.

Lakukanlah penggantian oli secara berkala misalnya setiap 1000 km, 3 minggu sekali atau setiap bulannya. Terutama pada sepeda motor 4 langkah (4 Tak), penggantian oli adalah hal yang sangat diperlukan bahkan memiliki efek yang sangat penting bagi tingkat keawetan komponen mesin yang terdapat didalamnya.

 

4. Servis rutin.

Selain mengganti oli, servis rutin juga diperlukan. Biasanya servis rutin seperti servis karburator dilakukan setiap 2 hingga 3 bulan sekali supaya rongga-rongga spuyer serta klep tetap bersih dan terjaga dari kotoran ataupun debu-debu halus yang bisa menyumbat aliran bensin.

 

5. Mengganti dan merawat komponen (spare parts).

Jika Anda merasa bahwa sepeda motor yang digunakan kurang maksimal dan diperlukan untuk mengganti komponen, maka lakukanlah sesegera mungkin. Hal ini untuk mengantisipasi agar komponen yang bermasalah tidak berdampak pada komponen lainnya. Selain mengganti komponen, lakukanlah pengecekan dan perawatan komponen secara rutin seperti mengecek tingkat kekencangan rantai dan menggunakan oli rantai agar rantai tidak cepat menjadi aus, mengganti oli rem (brake fluid), mengecek kompresi angin pada ban, busi dan hal-hal lain yang sifatnya mudah untuk dilakukan.

 

6. Menjaga kebersihan sepeda motor.

Lakukanlah pencucian sepeda motor secara teratur misalnya 3 hari atau minimal seminggu sekali agar cat pada motor tidak cepat pudar dan bagian-bagian penting sepeda motor lainnya seperti knalpot, velg serta bagian luar mesin tidak cepat menjadi keropos akibat karat yang ditimbulkan dari debu ataupun air hujan.

 

7. Tips pemakaian dan cara berkendara.

Biasakanlah untuk mulai menjalankan sepeda motor dari persneling yang terendah dahulu dengan diiringi tarikan tuas gas yang seimbang dengan kecepatan. Setelah kecepatan sepeda motor dirasa sudah cukup, selanjutnya lakukan operan ke persneling yang lebih tinggi.

 

Demikianlah beberapa tips yang bisa Anda lakukan guna merawat sepeda motor Anda agar senantiasa awet dan tetap nyaman saat digunakan.

” TIPS BERKENDA…

0

” TIPS BERKENDARA YANG BAIK BAGI PENGGUNA MOTOR ”

berkendara yang baik dan aman merupakan salah satu tips safety riding yang cukup penting terutama bagi para bikers yang mengandalkan motor untuk beraktifitas sehari-hari. Selain kelengkapan wajib yang harus tersedia pada kendaraan, seperti helm, kaca spion, STNK dan SIM, cara berkendara yang baik juga merupakan salah satu faktor keselamatan yang juga utama.

 Kemacetan di kota-kota besar seperti di Jakarta merupakan hal yang sepertinya tak dapat terelakkan lagi.

Selain menjadi biang pemborosan BBM, kemacetan merupakan salah satu faktor pemicu kecelakaan yang cukup besar, hal ini biasanya disebabkan oleh pemotor yang kelelahan saat berada di situasi macet sehingga bisa menurunkan daya konsentrasi saat berkendara. Oleh karenanya, selalulah waspada dan fokus pada saat Anda berkendara di jalanan. Guna semakin mengasah keterampilan Anda dalam berkendara, maka kami akan menghadirkan ulasan singkatan mengenai tips berkendara yang baik serta aman untuk pengguna sepeda motor atau yang biasa disebut bikers. Apa sajakah tips-tips gaya berkendara atau riding style yang aman tersebut, inilah beberapa diantaranya :

 

1. Perhatikan posisi duduk

Sebelum menjalankan kendaraan, pastikan Anda telah berada pada posisi duduk yang benar dan senyaman mungkin. Posisi duduk pada saat diatas motor yang benar adalah paha bagian dalam menjepit jok. Dengan posisi duduk seperti ini maka kendaraan akan menjadi lebih stabil saat dijalankan, baik pada saat keadaan jalan lurus maupun tikungan. Kebalikan dari posisi duduk ini adalah posisi duduk dengan kaki melebar. Posisi duduk kaki melebar sangat berbahaya karena selain bisa menyebabkan hilangnya keseimbangan saat motor melaju, kaki yang melebar juga bisa dengan mudah tersangkut atau terpentok ke kendaraan lain.

 

2. Memperhatikan posisi tangan

Setelah memahami bagaimana posisi duduk yang baik saat berada di atas motor, selanjutnya adalah memperhatikan posisi tangan. Posisi tangan yang baik adalah posisi tangan dengan keadaan menekuk 135 derajat. Selain memberikan efek yang lebih stabil, posisi tangan seperti ini juga memberikan efek meredam guncangan yang terjadi pada bahu saat motor berada pada kondisi jalan yang kurang bagus. Usahakan juga posisi tangan tidak menumpu beban berat dari badan (posisi menukik) karena tangan akan menjadi cepat lelah dan pegal.

 

3. Perhatikan pandangan

Tips berkendara motor yang baik dan benar selanjutnya adalah memperhatikan pandangan Anda saat berada diatas sepeda motor. Pandangan yang baik adalah pandangan yang bisa melihat jalanan secara luas. Hindari melihat dengan jarak pendek atau bagian depan bawah ban depan motor Anda. Hal lain yang perlu Anda hindari juga yaitu melihat bagian spatbor kendaraan yang tepat berada di depan Anda karena Anda pasti akan sangat terkejut bahkan hingga menabrak manakala kendaraan tersebut berhenti secara tiba-tiba. Fokuskan pandangan pada 2 atau 3 motor yang berada didepan Anda serta memberi jarak minimal 3 meter agar Anda bisa melakukan pengereman secara baik apabila kendaraan didepan tiba-tiba berhenti mendadak. Bila di depan Anda ada sebuah mobil yang mengganggu pandangan, maka usahakan untuk melihat menembus kaca bagian belakang mobil sehingga Anda bisa mengetahui kondisi di depan mobil tersebut.

 

4. Tehnik menggunakan pengereman

Tehnik pengereman yang baik merupakan faktor utama keselamatan Anda saat berkendara. Adapun beberapa tehnik pengereman motor yang benar adalah sebagai berikut:

Selalu pastikan jari telunjuk dan jari tengah tangan kanan Anda berada pada handle rem, jika Anda menggunakan motor kopling, maka jari-jari pada tangan kiri Anda selalu berada pada tuas kopling agar bisa menarik tuas dengan cepat pada saat kendaraan mengerem.

Fungsikan dengan maksimal kedua rem yang ada pada motor anda agar pengereman bisa dilakukan dengan lebih stabil dan aman.

Usahakan posisi duduk tetap berada pada posisi yang tegak saat pengereman berlangsung.

Tekan tuas rem belakang dilanjut dgn rem depan perlahan dan bersamaan saat motor memasuki jalan yang menikung.

Pengereman yang dilakukan pada lintasan kering dan basah sangatlah berbeda. Saat kondisi jalan basah dan licin, maka gunakan rem secara perlahan dengan cara menarik tuas berkali-kali agar roda ban tidak tergelincir atau selip.

Jangan melakukan pengereman sekaligus yang bisa mengakibatkan ban langsung menjadi terkunci. Hal ini bisa berakibat fatal bagi Anda ataupun kendaraan yang Anda gunakan. Untuk menghindari hal tersebut, maka selalu usahakan kendaraan Anda berada dalam jarak yang aman dengan kendaraan yang berada didepan. 

5. Letak dan posisi kaki

Keadaan yang paling sering terjadi sekarang adalah kedua kaki tetap berada di bawah pada saat kendaraan telah melaju. Ingatlah jika hal tersebut sangat berbahaya, oleh karenanya selalu posisikan kaki kanan Anda berada pada tuas rem belakang sebelum kendaraan dijalankan maupun pada saat tengah berhenti. Guna mengurangi resiko dijalan, ada baiknya jika Anda menyalakan lampu motor Anda agar pengguna jalan lainnya waspada dengan keberadaan Anda. Dan sebagai tambahan, selalu pastikan Anda menyalip dari sebelah kanan dengan jarak yang aman serta tidak disertai dengan gerakan yang tiba-tiba.

 

Itulah beberapa tips mengenai cara berkendara yang baik dan aman untuk pengguna sepeda motor (bikers). Sebagai salah satu kelengkapan berkendara, jangan lupa juga untuk selalu menyediakan jas hujan di dalam bagasi motor Anda, terutama jika berkendara pada musim hujan. Selalu utamakan safety riding.